Cara Daftar ID Bnet FREE IDGS 100% Work

Diposting oleh Unknown on Selasa, 25 Februari 2014

Cara Daftar ID Bnet FREE IDGS.





REG IDGS FREE  NAMA  DOMISILI  ID_YG_DIINGINKAN  PASSWORD_YG_DIINGINKAN
  • ID_YG_DIINGINKAN maksimal 15 karakter, minimum 3 karakter
  • PASSWORD_YG_DIINGINKAN maksimal 12 karakter, minimum 3 karakter

Contoh :
REG IDGS FREE Reza Jakarta solinah 12345
Prosedur dan Ketentuan :
  • 1 nomor HP berhak untuk pembuatan 1 buah ID BNet Free
  • Update akan dilakukan setiap hari-nya sekitar pukul 10.00 WIB di Thread (Rekap    Pembuatan ID BNet Free via SMS ke 087870055500) untuk setiap ID yang sudah    dibuat
  • Bagi yang tidak tercantum dalam List untuk permohonan ID yang dibuat dapat disebabkan karena :
    • Penolakan pembuatan ID, karena nomor HP sudah pernah digunakan untuk layanan ini
    • Pengajuan pembuatan ID yang tidak sesuai prosedur/format (ID > 15 karakter atau    Password > 12 karakter, atau spesial karakter yang tidak bisa digunakan)
    • ID yang diajukan mengandung unsur SARA, Abuse atau bersifat Bad ID
    • ID yang diajukan sudah terdaftar di database ID Server Free
    • Register Dota Server Free 100% gratis, tidak dipungut biaya apapun.
More about → Cara Daftar ID Bnet FREE IDGS 100% Work

Sejarah Perkembangan Game Dunia.

Diposting oleh Unknown

Sejarah Perkembangan Game.

Asal usul permainan video/video game terletak pada awal tabung sinar katoda berbasis pertahanan peluru kendali sistem pada akhir 1940-an. Program-program ini kemudian diadaptasi ke dalam permainan sederhana lainnya di era tahun 1950-an.  Pada akhir 1950-an dan melalui tahun 1960-an, lebih banyak permainan komputer yang dikembangkan (kebanyakan di komputer mainframe), secara bertahap tingkat kecanggihan dan kompleksitasnya pu turut bertambah. Setelah periode ini, video game menyimpang ke berbagai platform: arcade, mainframe, konsol, pribadi komputer dan kemudian permainan genggam.
Perusahaan komersial pertama konsol permainan video adalah Computer Space pada 1971, yang meletakkan dasar bagi industri hiburan baru di akhir 1970-an di Amerika Serikat, Jepang, dan Eropa.  tapi ini perusahaan tidak bertahan lama ini sebagian besar disebabkan oleh banjir dari video game yang datang ke pasar mengakibatkan keruntuhan total industri game konsol di seluruh dunia, akhirnya menggeser dominasi pasar dari Amerika Utara ke Jepang. Tapi inihanya mempengaruhi pasar game konsol, pasar game komputer sebagian besar tidak terpengaruh.  Generasi selanjutnya dari konsol video game akan terus didominasi oleh perusahaan-perusahaan Jepang.  Walaupun beberapa upaya akan dilakukan oleh Amerika Utara dan perusahaan-perusahaan Eropa, generasi keempat konsol, usaha mereka pada akhirnya akan gagal. . Tidak sampai generasi keenam konsol permainan video akan non-perusahaan Jepang merilis sebuah sistem konsol sukses secara komersial. Pasar telah mengikuti jalan yang sama dengan beberapa kali gagal dilakukan oleh perusahaan-perusahaan Amerika yang semuanya gagal di luar beberapa keberhasilan terbatas dalam permainan elektronik genggam sejak dini.  Saat ini hanya perusahaan-perusahaan Jepang memiliki sukses besar konsol game handheld, walaupun dalam beberapa tahun terakhir permainan genggam telah datang ke perangkat seperti ponsel dan PDA .
Generasi Pertama
Generasi pertama konsol permainan video berlangsung dari tahun 1972, dengan rilis dari Magnavox Odyssey, hingga 1977, ketika “pong”-style produsen konsol meninggalkan pasar secara massal karena pengenalan dan keberhasilan mikroprosesor berbasis konsol

Magnavox Odyssey 200

style game pong
Generasi kedua
konsol generasi 2
konsol generasi 2
Dalam sejarah komputer dan video game, generasi kedua (biasa disebut sebagai awal era 8 bit atau kurang lebih  4 bit era) dimulai pada tahun 1976 dengan merilis Fairchild Channel F dan Radofin 1292 Advanced Programmable Video sistem. Di era generasi kedua ini yang menjadi primadona konsol game adalah konsol game ATARI. Beberapa contoh konsol game pada generasi kedua dapat dilihat disamping. Dari ki-ka adalah Fairchild Channel F,Atari 2600, Magnavox Odyssey ver. 2 ,  Atari 5200




Generasi Ketiga
Generasi ketiga dimulai pada tahun 1983 dengan dipasarkannya Jepang Family Computer tau lebih dikenal dengan nama FAMICOM(kemudian dikenal sebagai Nintendo Entertainment System di seluruh dunia). Walaupun konsol generasi sebelumnya juga menggunakan 8-bit processor, pada akhir generasi inilah konsol rumah yang pertama kali diberi label oleh mereka “bit”. Ini juga masuk ke mode sebagai sistem 16-bit seperti Mega Drive / Genesis dipasarkan untuk membedakan antara generasi konsol. Di Amerika Serikat, generasi ini di game ini terutama didominasi oleh NES / Famicom. Di era ini pulalah terjadi perang konsol game yang pertama antara perusahaan konsol Nintendo dengan SEGA.

konsol FAMICOM dan SEGA
Generasi keempat
Generasi keempat atau biasa disebut dengan era 16 bit,pada generasi ini NES mendapat sambutan hangat di seluruh dunia, dan sebuah perusahaan bernama Sega mencoba menyaingi Nintendo. Pada tahun 1988, Sega merilis konsol next-generation mereka, Sega Mega Drive (yang juga dikenal dengan Sega Genesis). Konsol ini menyajikan gambar yang lebih tajam dan animasi yang lebih halus dibanding NES. Konsol ini cukup berhasil memberi tekanan, tetapi NES tetap bertahan dengan angka penjualan tinggi. Dua tahun berselang, pada 1990, Nintendo kembali menggebrak dengan konsol next-gen mereka, SNES (Super Nintendo Entertainment System). Selama 4 tahun, Nintendo dan Sega menjadi bebuyutan, meskipun ada beberapa produsen seperti SNK dengan NeoGeo-nya, NEC dengan TurboGrafx-16 dan Phillips CD-i, tapi kedua konsol mereka begitu handal dan populer.
Tahun 1989
Nintendo merilis game-handheld, Game Boy. Harga: $109.
NEC merilis video game sistem Turbografx-16, PC Engine versi Amerika Utara. Harga: $189.
Sega merilis video game system Sega Genesis. Harga: $249.
Atari merilis game-handheld berwarna pertama Atari Lynx. Harga: $149.
NEC merilis versi yang ditingkatkan dari console PC Engine mereka di Jepang, SuperGrafx. Hanya 5 judul game yang memanfaatkan video game ini dan tidak pernah dijual secara komersial di luar Jepang.
Tahun 1990
Trip Hawkins keluar dari Electronic Arts dan mendirikan 3DO.
NEC merilis Turbografx CD ekspansi untuk Turbografx-16, mengupgrade sistem tersebut dengan CD-ROM. Harga: $399.
SNK merilis Neo-Geo (AES), untuk pertama kalinya sistem yang benar-benar membawa arcade ke rumah. Harga: $699.
SquareSoft merilis Final Fantasy pertama yang nantinya menjadi role-playing game terbaik di sistem console.
Sega merilis game-handheld Game Gear.
Microprose terbentuk.
NEC merilis versi hanheld dari Turbografx-16 console mereka, TurboExpress.
Tahun 1991
Commodore merilis video game rumahan berbasis CD, CDTV. Harga: $999.
Fujitsu merilis FM Towns Marty, console 32-bit pertama di dunia.
Nintendo merilis Super Nintendo. Harga: $199.
Joe Santulli dan Kevin Oleniacz mendirikan Digital Press, publikasi independent kolektor video game berbagai sistem.
Dua penerbit PC entertaintment utama, Cinemaware dan Epyx, tutup.
Tahun 1992
Philips merilis video game rumahan berbasis CD, CD-i.
Sega merilis ekspansi Sega CD untuk Sega Genesis.
Generasi kelima
Generasi kelima atau disebut juga dengan era konsol 32 bit. dimana konsol game yang paling populer pada generasi ini adalah Sony Playstation
[ps.jpg]
Generasi keenam
Generasi keenam ini ditandai dengan munculnya konsol-konsol game next generation dari masing-masing perusahaan seperti SONY, SEGA,Nintendo serta munculnya satu lagi konsol game baru yang diluncurkan oleh Microsoft yang diberi nama Xbox. Perang konsol game ini akhirnya mengakibatkan jatuhnya perusahaan konsol SEGA yang tidak dapat lagi meneruskan konsol next generation(Dreamcast) mereka dan lebih memilih untuk berkonsentrasi dibidang pembuatan game konsol.
[cam.jpg]
Generasi ketujuh
Dikarenakan semakin canggihnya teknologi di bidang teknologi maka kemudian 3 perusahaan konsol terbesar(Sony, Nintendo, dan Microsoft) mengeluarkan kembali konsol next-generation mereka keluaran terbaru. Sony mengeluarkan konsol next-gen yang diberi nama PS3(Playstation 3), lalu Nintendo dengan Nintendo Wii kemudian Microsoft dengan Xbox 360. Pada generasi ini semakin dikembangkan sistem permainan online atau permainan yang melibatkan banyak pemain yang terhubung dengan konsol mereka dan semakin ditinggalkannya permainan single player.
Sekian penjelasan sejarah konsol game dari saya, semoga bermanfaat untuk anda semua sekalian.  Terima Kasih
More about → Sejarah Perkembangan Game Dunia.

Sejarah Perkembangan Game Online

Diposting oleh Unknown on Senin, 24 Februari 2014

 SEJARAH PERKEMBANGAN GAME ONLINE           

  Semakin berkembangnya teknologi membuat permainan game online semakin marak, dan tentunya ini merupakan kebahagiaan tersendiri bagi para gamers. Tapi tahukah Anda sejarah game online serta pasang surutnya dari tahun ke tahun? Ini adalah hal yang perlu kita terautama bagi pecinta game online. Nah pada artikel kali ini awalmula.com mengangkat topic khusus bagi para pecinta game online dan bagi siapa saja pada umumnya untuk menambah pengetahuan kita tentang sejarah awal mula game online.

 Seperti artikel-artikel awalmula.com sebelumnya, setiap artikel berdasarkan dari berbagai sumber, bukan hanya sekedar mendengarkan cerita belaka. Dan untuk kali ini, Sejarah Game Online awalmula.com kutip dari redeyedevil.wordpress.com, semoga dapat mengobati rasa pengetahuan anda tentang awal mula sejarah game online.

 Masa kejayaan game online pertama, ketika Ultima Online, EverQuest, dan Asheron’s Call tidak memiliki saingan. Sukses pertama ketiga game inilah yang memberikan inspirasi bagi perusahaan-perusahaan lain untuk memulai membuat game online mereka sendiri.

Mulainya persaingan Mei 2001 – April 2002

 Pada masa ini perkembangan EverQuest dan Asheron’s Call menurun drastis, bahkan Ultima Online kehilangan pelanggannya. Ini disebabkan karena sejumlah game online baru memasuki pasar dengan keunikannya masing-masing. Selain itu, pembatalan Electronic Arts untuk membuat Ultima Worlds Online: Origin atau Ultima Online 2 juga membuat para pemain kecewa. Electronic Arts memilih untuk berkonsentrasi pada terus mengembangkan Ultima Online dan melebarkan sayap ke pasar Asia.

Sebenarnya, saat itu Electronic Arts juga memiliki kesulitan modal untuk Ultima Online 2. Keputusan yang kontrovesial ini membuat banyak pelanggan Ultima Online kehilangan antisipasi pada Ultima Online2 dan mencoba game-game lain. Sebagian pelanggan lainnya berhenti bermain Ultima Online karena meramalkan Ultima Online tidak akan bisa bersaing dengan game-game yang akan datang, terutama dalam perihal grafik. lalu malapetaka berlanjut dengan direleasenya expansi Ultima Online: Third Dawn, yang tidak sesuai dengan selera para gamer.

 Selain itu, pada masa ini Anarchy Online dan Dark Age of Camelot memulai beta test dengan konferensi pers yang memukau dan tidak tanggung-tanggung mengeluarkan banyak biaya untuk iklan-iklannya. Pemain senior Ultima Online, EverQuest, dan Asheron’s Call menemukan alternatif game yang belom pernah mereka coba. Walau beberapa gamer memiliki banyak account dibermacam-macam game, sebagian besar gamer hanya memiliki waktu untuk fokus pada satu game saja. Anarchy Online memiliki sedikit masalah pada peluncurannya namun Dark Age of Camelot memasuki pangsa pasar dengan sukses, mereka mendapatkan 200.000 konsumer pada peluncurannya.

 Asheron’s Call bertahan sebentar dengan expansi Dark Majesty namun lalu terinjak-injak oleh kemunculan game-game non-fantasy yang baru muncul seperti Anarchy Online, Motor City Online, dan World War II Online. Motor City Online mencapai puncak kesuksesannya pada bulan Juni lalu menurun sedikit demi sedikit. Anarchy Online dan World War II Online merugi karena peluncuran yang buruk.
Mulai sepinya penggemar game online Mei 2002 – Oktober 2004

 Ini adalah masa paling sulit bagi pasar game online. Walau besarnya prospek game online terus meningkat pada tahun 2002 dan 2003, persaingannya juga semakin ramai. Banyak game online yang dalam perkembangannya terpaksa menunda atau bahkan dibatalkan. Game-game lama berusaha untuk mempertahankan pelanggan mereka, jumlah pelanggan mereka naik turun dengan jumlah penurunan yang lebih banyak dari kenaikan hingga akhirnya habis.

 Kebanyakan game online yang baru memasuki pasar tidak mencapai target, bahkan beberapa terpaksa menutup usahanya. Walau ada sedikit titik cerah seperti dengan kemunculan Final Fantasy XI, RuneScape, Eve Online, dan City of Heroes diantara Mei 2002 dan Mei 2003, pasar berkembang kurang dari 8%. Pada Januari 2004 hingga Oktober 2004 pasar menurun hingga hanya berkembang sebanyak 2%. Pada penghujung tahun 2004 pasar game online menjadi sepi.

 Kejayaan Game Online Warcraft November 2004 – Sekarang

 Dimulai dengan direleasenya World of Warcraft, keadaan pasar game online berubah drastis. World of Warcraft bukan hanya sukses, namun juga memegang rekor yang sangat tinggi diantara game-game online yang bayar (Pay to Play)lainnya. Walau sebagian besar pelanggan World of Warcraft berasal dari RRC, sekarang jumlah pelanggan World of Warcraft di Eropa mencapai lebih dari satu milyar sementara di Amerika Utara sekitar satu koma lima hingga dua milyar! Kesuksesan World of Warcraft berasal dari Blizzard, yang selalu menelurkan game-game yang memberikan pengalaman bermain yang unik.

 Fitur-fitur yang ditawarkan World of Warcraft seperti kekompleksitasannya, mudah dimainkan, dan perkembangan level mempengaruhi pengembangan game-game online , terutama Dark Age of Camelot, EverQuest, dan serial Lineage.

 Pada bulan Juni 2006; 93,5% dari pasar masuk dalam kategori RPG bertema fantasi; 4,1% dalam kategori RPG bertema sci-fi dan superhero; 0,3% adalah simulasi perang dan FPS (First Person Shooting); dan 2,2% dalam kategori komunitas dan lain-lain. Walau sepertinya fantasi lebiih digemari, para developer mengendus prospek dalam game dengan latar belakang sci-fi.

 Mereka melihat industri perfilman, dimana sci-fi memiliki kesuksesan yang jauh lebih besar. Beberapa perusahaan berusaha untuk mengeksplorasi potensi ini, seperti dengan direleasenya Auto Assault, City of Villains, Huxley, Seed, dan Tabula Rasa. Perusahaan-perusahaan lainnya memilih untuk tidak mengambil resiko dan menelurkan Age of Conan, Aion, Dungeons & Dragons Online, Gods & Heroes, Hero’s Journey, Lord of the Rings Online, Soul of the Ultimate nation, Vanguard, dan Warhammer Online, dan judul-judul lainnya.

Game online sendiri tidak perna lepas dari perkembangan teknologi komputer dan jaringan komputer itu sendiri. Karena game tersebuat mempunyai spesifikasi yang harus dimiliki computer maupun jaringannya. Sekitar tahun 2001 game online muncul di Indonesia, yang diawali dengan munculnya game online keluaran BolehGame yang bernama Nexia online. Setelah itu banyak game online yang ada di Indonesia, muali dari yang berbau action, sport, maupun RPG(role-playing game). Sudah banyak pula game-game masuk ke Indonesia dari tahun 2001 sampai sekarang.

JENIS-JENIS GAME ONLINE
· Cross-Platform Online, salah satu game online yang bisa dimainkan denagn hardware yang berbeda misalkan kita menggunakan pc dan teman kita menggunakan sebuah console game seperti Xbox 360 yang sudah dilengkapi koneksi internet.
· Multiplayer Online Games, ini mungkin yang sudah anda mainkan, yaitu game yang bisa dimainkan oleh pemain yang dalam jumlah besar, dan sesame pemain bisa saling berinteraksi langsung.

Sejarah Game Online di Indonesia
Tahun 2001: Nexia
Tahun 2002: Pam-Pam (webgame) – Redmoon
Tahun 2003: Laghaim – RO (Ragnarok)
Tahun 2004: Gunbound – Xian – Risk Your Life (RYL) – Tantra Online – Survival Project
Tahun 2005: GetAmped – StarGate Online – TS Online – Pangya – O2Jam - Knight Online – Vital Sign
Tahun 2006: Seal Online – RAN Online – Deco Online
Tahun 2007: Ayo Dance – Domo Online – Angel Love Online – RF (Rising Force) Online – Ghost Online
Tahun 2008: Master of Fantasy – Rose Online Evolution – Idol Street – Eudemons Online – Perfect World
Tahun 2009: LineAge2 (6 Februari lalu Open Beta), Rohan
Tahun 2010: GoKong Online (10/10/2010)

1.Nexia

 Nexia, game online RPG keluaran BolehGame pertama di Indonesia muncul pada bulan Maret tahun 2001 dengan grafik sederhana berbasis 2D. Nexia hanya membutuhkan spesifikasi komputer yang cukup kecil, dan bahkan bisa dimainkan di Pentium 2, dengan grafik card 3D minimal. Game keluaran Nexus (Korea) ini juga mudah di-install pada komputer-komputer warnet yang kebanyakan memiliki spesifikasi 'yang penting bisa internet'. Memperkenalkan bermain game dan chat bersama pertama di Indonesia, game dengan karakter imut kecil ini sukses tanpa mendapat saingan. Walau 2D dan simple, game ini memberi kesan cukup mendalam pada gamer-gamernya, terbukti setelah beberapa tahun berlalu masih banyak yang menunggu sequelnya bahkan banyak jugamemainkan Nexia server internasional.
 Game yang terdiri dari 4 karakter utama (mage, roque, warrior dan poet) ini mempunyai dunia jelajah yang luas, dan disertai dengan banyak quest sesuai levelnya. Selain itu Nexia mempunyai banyak 'side job' seperti menambang, menjahit, menempa, yang bisa menghabiskan waktu-waktu hingga ratusan jam permainan untuk mencapai tingkat mahaguru. Game ini ditutup sekitar tahun 2004 karena lisensinya tidak diperpanjang lagi.

2.Redmoon

 

Game dengan grafik 2.5D ‘full color’ ini sempat sangat digandrungi oleh gamer di Indonesia. Muncul pertama kali di Indonesia pada tahun 2002, Redmoon bisa diterima oleh gamer Indonesia. Dengan gameplay yang ber-setting masa depan, game ini mempunyai tingkat kesulitan permainan yang cukup tinggi, dimana level karakternya bisa mencapai level 1000. Ketika game ini di-patching dengan versi terbaru, karakter permainan bahkan ditingkatkan menjadi maksimal level 5000. Cerita Redmoon sendiri didasarkan kisah dari sebuah komik dengan judul yang sama.

 Kesulitan lainnya di dalam Redmoon adalah ketika karakter mati, barang yang dipakai, dibawa, bahkan uang (gold) juga bisa jatuh secara random. Keasyikan bermain Redmoon terletak di leveling, upgrade barang dan mencari barang-barang langka yang cukup sulit untuk didapatkan. Pemain yang levelnya tinggi, bisa menempuh perjalanan ke ruang angkasa dengan sebuah pesawat yang berangkat tiap 1 jam. Keunikan lainnya game ini adalah game ini memiliki 9 karakter (Philar, Sadad, Lavita, Destino, Canon, Jarexx, Azlar, Lunarena, dan Kitara). Masing-masing karakter memiliki skill yang unik dan berlainan.

 Ketika game ini pertama kali launching, pihak pemegang lisensi game menyediakan sebuah mobil sport bagi pemain yang pertama mencapai level 1000. Sayangnya pada akhirnya hadiah tersebut tidak jelas dan siapa yang mendapatkannya juga tidak jelas. Redmoon sendiri akhirnya menutup layanannya pada tahun 2005.

3.Laghaim

 

Layaknya game console, kecanggihan grafik sebuah game adalah faktor utama yang membuat gamer tertarik melihat game tersebut dan mencobanya. Sayangnya, game 3D membutuhkan spesifikasi komputer user dan server yang tidak kecil... Karena itu Laghaim yang adalah game online RPG bergrafik 3D pertama yang masuk Indonesia, tapi sering lag pada kota utamanya hingga mendapat julukan LAG-haim.

 Game keluaran BolehGame ini hadir pada awal tahun 2003, beberapa bulan sebelum Ragnarok Online beredar di Indonesia. Pada saat itu koneksi internet Indonesia bisa dikatakan belum begitu bagus dan beberapa warnet spesifikasi komputernya ada yang masih pas-pasan, sehingga laghaim sendiri kurang begitu sukses bila dibanding dengan Nexia. Selain itu gambarnya sendiri tidak begitu sreg dilihat oleh mata. Laghaim sendiri cukup bisa bertahan hingga tahun 2006, karena mempunyai peminat fanatik tersendiri.

4.Ragnarok Online (RO)


 

Game yang kisahnya diambil dari sebuh komik karya komikus terkenal Korea ini, sudah terkenal sebelum masuk ke Indonesia. Banyak gamer Indonesia telah antusias menunggu game ini hingga rela memainkannya dengan lag-lag di server internasional. Ketika game yang booming di mancanegara ini masuk ke Indonesia pada bulan Mei tahun 2003, game ini langsung diserbu para gamer melebihi game-game sebelumnya. Game buatan Gravity (Korea) mempunyai gameplay dan gambar anime yang sangat cocok dengan kegemaran gamer Asia, bahkan game ini cukup sukses juga di berbagai negara Eropa.
 Game keluaran PT. Lyto ini dengan mudah menarik banyak penggemar baru bahkan dari kalangan yang non-gamer. Game yang sangat sukses ini bahkan tidak hanya menguntungkan publishernya, tapi juga beberapa gamer bahkan membeli mobil atau apartemen dengan jual beli barang di dalam game ini. Ragnarok Online memakai grafik rendered 3D dengan karakter yang lucu-lucu, hingga menarik banyak pemain gamer cewek untuk memainkannya. Bukan rahasia lagi kalau beberapa gamer juga mendapatkan pasangannya bahkan pasangan hidup dari game ini.

 Kelebihan game ini antara lain memiliki dunia luas yang bisa dijelajahi oleh para pemainnya. Selain itu pembagian karakter dan job-nya sendiri sangat baik bila dibanding dengan game-game lainnya. Monster, item dan peta juga dibuat dengan sangat baik. Fitur-fitur lainnya pada game seperti karakter bisa membuka chat room (pub), karakter yang bisa berjualan, menempa barang, mengambil quest dan masih banyak lagi, merupakan salah satu yang membuat game ini tidak menbosankan. Ragnarok sampai saat ini masih bertahan di Indonesia walau banyak bermunculan game-game online baru, dan dapat dikatakan bahwa Ragnarok merupakan game online tersukses di Indonesia.

5.GunBound



 
Gundbound merupakan game online ber-genre action pertama yang masuk ke Indonesia. Dirilis sekitar tahun 2004, Gunbound sangat asyik dimainkan untuk mengisi waktu senggang. Tidak seperti game online RPG, game keluaran BolehGame ini tidak 'menuntut' gamer harus berdiam di depan komputer untuk berjam-jam. Sistem permainannya sendiri bisa berkelompok atau sendiri-sendiri, dimana karakter yang dimainkan akan mengendarai sebuah 'kendaraan' yang bisa menembaknya amunisi kepada lawan mainnya.
Gunbound merupakan game pertama yang memanfaatkan sistem 'item mall' , yaitu pemain dapat membeli item-item atau avatar (item yang bisa dipakai oleh karakter) untuk mendandani karakternya. Pembelian item bisa menggunakan voucher yang diterbitkan oleh BolehGame.
 Gunbound juga merupakan game gratis selamanya pertama di Indonesia, dimana pemain tidak perlu harus membeli voucher untuk bisa memainkannya. GunBound juga merupakan game action pertana yang masuk di WCG (World Cyber Game). Game ini sempat sangat digandrungi ketika pertama kali dirilis di Indonesia, dan hingga kini GunBound masih bertahan dengan para penggemarnya yang terlihat masih cukup setia untuk memainkan game ini.

6.Xian


 

Game 2.5D ini cukup kreatif memakai sistem strategi-RPG dengan latar belakang oriental Asia. Xian memiliki gameplay yang berasaskan berdagang dan mencari keuntungan sebesar besarnya. Uang di dalam game ini adalah segalanya, dan semua item bisa di uangkan, dan mungkin tujuan akhir dari game ini adalah mendapatkan uang sebanyak-banyaknya.
 Game yang sangat unik keluaran BolehGame ini, mengambil setting Asia timur pada tahun 1500. Ketegangan politik melanda di seluruh negeri Asia Timur. Setelah perang saudara yang panjang di Jepang, akhirnya Jepang bersatu dan merencanakan perluasan daerah jajahan. Dinasti Ming di Cina yang sedang berperang melawan musuhnya, sudah mulai kehilangan kekuatan dan semangat. Keadaan damai yang panjang di Korea membuat penduduk negeri itu menjadi tidak peduli dengan perubahan yang terjadi di sekitar negeri mereka. Saat itu keadaan ekonomi dan sosial sedang mengalami saat yang sangat sulit. Tapi keadaan seperti ini dimanfaatkan oleh para pedagang untuk mewujudkan impian mereka. Pedagang-pedagang dari Korea, Jepang dan Cina berkelana ribuan kilometer jauhnya melewati gunung-gunung yang tinggi, sungai-sungai yang panjang dan melintasi lautan luas nan ganas untuk memperoleh kemasyuran dan kekayaan. Petualangan seperti ini yang harus dijalani oleh pemain game yang ingin menjadi seorang pedagang termasyur.

Xian masih bertahan hingga kini karena memakai sistem 'item mall' yang gratis selamanya. Pemain game fanatik terhadap sistem pola permainan yang unik ini, tampaknya susah berpaling terhadap game online lainnya.

7.Risk Your Life (RYL)


 

Game online RPG 3D bergaya gothic, dengan tema dua bangsa yang bermusuhan, yaitu Human (manusia) dan Akhan. Game keluaran PT. Dream Web Technology masuk sekitar pertengahan tahun 2004. Game ini membutuhkan spek komputer yang sangat tinggi untuk bisa memainkan game ini dengan lancar, yaitu processor setidaknya harus setara dengan Pentium 4 dan dengan kartu grafik yang mempunyai kemampuan rendering tinggi.
Dalam RYL kamu dapat menyerang dan menguasai para monster, pemain, group, guild, kebangsaan lainnya; dan karakter kamu akan berkembang dengan latihanmu. Karakter pemain akan berkembang tidak hanya dari level, tapi juga dari mengumpulkan sumber alam, dan pemain harus melindungi para teman, guild, bahkan kebangsaanmu sendiri. Jika tidak, pemain lain akan menguasai sumber alam tersebut. Terdapat 3 jenis peperangan di dalam game RYL yaitu Guild War, Siege War dan Race War.

RYL hingga kini juga masih bertahan dengan tiga buah servernya, dan sejak tahun 2005 RYL telah meng-upgrade versinya menjadi RYL versi 2.

8.Tantra Online

 

Tidak lama setelah RYL muncul, Tantra muncul sebagai saingan yang cukup serius untuk gameplay yang hampir sama. Game online RPG 3D ini menampilkan tema berbeda dari 'middle earth' ataupun 'futuristik', Tantra Online mengambil setting dari legenda-legenda di India. Grafiknya sendiri terlihat indah dan cukup mendetail, dimana pemain dapat melihat ukiran-ukiran pada armor yang kamu pakai, peta dan bangunan di dalam game juga terkesan khas India kuno.    Tantra juga menawarkan sejumlah dungeon/area bawah tanah, bahkan area istimewa yang dipersiapkan khusus untuk para pemain melakukan pertempuran dan pertandingan antar dewa 8 Karakter berbeda. Dalam Tantra terdapat 4 kelas dan 8 suku. Setiap suku dilengkapi dengan pakaian dan item yang unik ditambah dengan fasilitas menambah level karakter guna meningkatkan kemampuan tempurnya. Sistem war yang dapat dilakukan kapan saja dan sistem 'guild castle siege' juga merupakan keunggulan game ini.

Game keluaran Playon ini tampaknya sudah banyak ditinggalkan oleh para pemainnya, tapi masih sempat bertahan saat ini. Tampaknya Playon ingin tetap bertahan dan lebih konsentrasi terhadap game-game baru mereka di masa mendatang. Sejak tanggal 5 Maret 2008, Tantra bisa dimainkan gratis selamanya. Selain itu sejak tanggal 1 Maret, telah ada event 'Double XP' selamanya.

9.Survival Project
 


Game ber-genre action-RPG ini tidak begitu sukses di Indonesia dan hanya bertahan kurang dari 2 tahun sejak diluncurkan. Game yang dikeluarkan oleh Playon dengan jarak waktu yang hampir bersamaan dengan diluncurkannya Tantra, mempunyai gameplay yang cukup unik, dimana pemain bisa bermain bola, saling bertarung untuk mengumpulkan 'legendary orb'.   Survival Project memakai grafik 2D (tampilan karakter hanya terlihat dari atas) yang imut dan penuh warna, rencananya akan gratis selamanya dengan menggunakan sistem item mall. Sayangnya game ini tidak bisa diterima oleh gamer Indonesia, walau cukup sukses di negara asalnya Korea.
More about → Sejarah Perkembangan Game Online

Kumpulan 31 Game PS2 100% Terbaik

Diposting oleh Unknown on Sabtu, 22 Februari 2014




Di Bawah ini adalah 30 game paling memorable yang pernah JagatPlay cicipi di konsol legendaris Sony – Playstation 2. Sebagian muncul sebagai hit wonder, sebagian lainnya menginspirasi kehadiran game-game bergenre serupa yang lahir setelahnya, dan tidak sedikit pula yang berhasil menemukan bentuk dan bertahan hingga saat ini. Sebagai sebuah era yang penuh dengan inovasi, keberadaan Playstation 2 telah melahirkan begitu banyak ide dan cerita, bahkan hingga saat ini sekalipun. Sebuah cerita yang sayangnya harus berakhir begitu saja, setelah 13 tahun lamanya,yuk kita liat cekidottt!!!!!

1. Shadow of Colossus



Dari semua game paling memorable dan terbaik yang pernah lahir di industri game, Shadow of Colossus pantas mendominasi puncak list ini. Lupakan tentang game adventure, platfomer, hack and slash, hingga strategi yang pernah Anda cicipi. Tidak ada satupun dari game tersebut yang mampu merepresentasikan kualitas yang ditawarkan oleh game yang dikembangkan oleh Team ICO ini. Dengan dasar cerita yang sederhana, Anda langsung diminta untuk menjelajahi luasnya dunia dan bertempur dengan para raksasa – Colossus yang membutuhkan strategi khusus untuk dikalahkan. Jika God of War memungkinkan QTE untuk menyelesaikan semua hal ini, maka SOC membutuhkan pemikiran dan ekstra kerja keras untuk diselesaikan. It’s really the best game you can get on Playstation 2!


2. Kingdom Hearts (I & II)



Final Fantasy dan Micky Mouse? Siapa yang akan mengira bahwa dua konsep ini dapat melebur menjadi sebuah konsep yang luar biasa. Ide “gila” Square Enix ini berhasil membuktikan dirinya lewat franchise Kingdom Hearts. Bertempur menggunakan Keyblade dan menjelajahi dunia-dunia terbaik dari Disney, ditemani oleh Goofy dan Donald, Kingdom Hearts harus diakui tumbuh menjadi salah satu franchise paling inovatif, berani, tetapi sekaligus menyenangkan. Cerita tentang persahabatan, cinta, dan perjuangan melawan kegelapan ini menjadi salah satu ujung tombak popularitas Playstation 2. Tidak sedikit gamer yang masih menantikan seri kelanjutannya, hingga saat ini. Kapan lagi Anda akan berkesempatan untuk menikmati pertempuran Cloud dan Squall,Sephiroth melawan Micky Mouse, hingga Hercules melawan Sora. Semuanya dimungkinkan di Kingdom Hearts.

3. Grand Theft Auto: Vice City



Rockstar dan GTA memang menjadi dua kata yang tidak dapat terpisahkan. Namun dari semua seri yang lahir dari franchise ini, konsep open-world tiga dimensi yang pertama kali ditawarkan oleh GTA III membuka mata banyak gamer akan potensi masa depan gaming. GTA III memang menjadi awal, namun Vice City lah yang menyempurnakan pengalaman ini dalam batas yang bahkan tidak pernah direpresentasikan kembali oleh GTA IV sebagai seri “terbaru”. Tidak hanya menjelajahi dunia kriminal yang penuh dengan tema “dewasa”, Vice City juga memungkinkan gamer untuk membeli properti, membangun bisnis, dan bersenang-senang.

4. Onimusha 3: Demon Siege



Mengherankan, itu mungkin kata yang tepat untuk mengungkapkan kebingungan atas hilangnya eksistensi Onimusha dari jagat industri game. Sejak awal kemunculannya di masa lalu, konsep Onimusha menjadikannya sebagai salah satu game hack and slash yang begitu dicintai di masa lalu. Dari semua seri yang ada, seri ketiga harus diakui menjadi yang terbaik. Dengan visualisasi Takeshi Kaneshiro dan Jean Leno yang luar biasa dan gameplay yang jauh lebih brutal dan cepat, Onimusha 3 menjadi salah satu masterpiece yang tidak mudah dilupakan begitu saja. Semoga saja masih ada harapan untuk mencicipi kembali game ini di masa depan.

5. Ace Combat 5: The Unsung War



The Demon of Razgriz, adalah squad pesawat paling keren yang akan Anda temukan di sepanjang sejarah game pesawat, arcade maupun simulator sekalipun, di industri game. Dari semua seri Ace Combat yang ada, Ace Combat 5: The Unsung War merupakan yang terbaik. Kemampuan untuk berinteraksi dengan wingmen Anda untuk melakukan fungsi tertentu memang menjadi inovasi yang pantas untuk diacungi jempol. Namun kekuatan terbaik ada pada kemampuannya untuk meramu jalinan cerita yang luar biasa, dengan setiap alurnya akan mampu membuat Anda merasa sangat terlibat. Ketika salah satu sidekick Anda ditembak jatuh dan mati dalam cerita, setiap gamer yang pernah mencicipi Ace Combat 5 ini pasti pernah merasakan kesedihan yang mendalam. Seperti kehilangan seorang sahabat yang sudah menemani Anda sejak awal perjalanan menaklukkan dunia.

6. Jet Li: Rise to Honor



Siapa yang tidak mengenal sosok Jet Li sebagai salah satu aktor laga Asia? Popularitasnya bahkan cukup unutk membuatnya disandingkan dengan aktor-aktor laga Hollywood lainnya yang lebih mendunia. Dari semua game yang menjadikan bela diri dan kungfu sebagai kekuatan utama, Jet Li: Rise to Honor tetap menjadi salah satu yang terbaik, bahkan hingga saat ini sekalipun. Visualisasi memang menjadi nilai jual terbaik, tetapi tetap tidak mampu bersanding dengan sisi gameplaynya yang begitu cair dan unik. Dengan menggunakan analog kanan sebagai tombol untuk menyerang, animasi serangan Jet Li dan jurus-jurusnya juga ditampilkan dengan sangat baik.

7. God of War



Membunuh para dewa dalam sebuah twist mitologi Yunani yang luar biasa hanyalah satu dari begitu banyak alasan yang membuat God of War begitu populer. Ia jugalah yang mempopulerkan quick time event sebagai bagian gameplay untuk menciptakan pengalaman sinematik yang lebih baik. Brutal, kejam, dan tidak tanggung-tanggung memvisualisasikannya dalam bentuk darah dan potongan tubuh, Kratos tumbuh sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari franchise ini. Apalagi dengan plot yang terus tumbuh masif dan epik setiap kali Anda menyelesaikan setiap seri yang ada. God of War masih menjadi franchise andalan Sony, bahkan hingga saat ini.

8. Dynasty Warriors 2



Game mana yang memberikan Anda kesempatan untuk membunuh ribuan prajurit dalam sebuah skema open world yang terhitung begitu masif di saat itu? Koei menawarkan konsep tersebut untuk menjajal kemampuan Playstation 2 sesungguhnya, sesuatu yang hampir tidak mungkin terjadi dengan keterbatasan spesifikasi generasi sebelumnya. Di awal pertama kali Playstation 2 bisa dibajak dan langkanya DVD sebagai media utama, Dynasty Warrior 2 dijual dalam bentuk kepingan CD dengan jumlah lebih dari 5 buah. Pengalaman inilah yang menjadi begitu memorable. Bagi gamer yang membeli Playstation 2 di awal tahun 2000, Dynasty Warrior 2 adalah game yang wajib dimainkan untuk membuktikan kemampuan Playstation 2 yang sesungguhnya.

9. Devil May Cry



Dari semua game yang sangat diantisipasi di awal kemunculan Playstation 2, Devil May Cry menjadi yang paling populer. Di tengah miskinnya game action hack and slash yang benar-benar berkualitas, Capcom menciptakan sebuah game yang tidak hanya menangkap perhatian dari judulnya yang super unik, tetapi juga desain karakter yang super cool. Apa yang membuatnya berbeda dibandingkan game bergenre serupa di masa lalu? Tidak hanya dari sisi aksi yang cepat, tetapi dari kepribadian Dante dan kemampuannya untuk mengeksekusi ragam serangan dalam gaya dan animasi yang keren. Devil May Cry tetap bertahan sebagai salah satu franchise andalan Capcom, bahkan hingga saat ini

10. Monster Hunter



Sebuah mahakarya yang berhasil merebut hati sebagian besar gamer Jepang, Monster Hunter di Playstation 2 ini menjadi awal dari fenomena yang tetap berlanjut di negeri matahari terbit hingga saat ini. Walaupun franchise Capcom ini jatuh ke tangan Nintendo saat ini, namun origin dari game monster hunting ini berawal dari kemunculannya di Playstation 2. Sejak awal kemunculannya, konsep permainan sederhana ini menjadi nilai jual tersendiri dan berhasil meraih popularitas yang luar biasa. Desain monster yang keren dan ragam senjata dan armor yang luar biasa menjadikan game ini menarik.

11. Zone of the Enders: The 2nd Runner



Sebuah mahakarya yang lain dari Hideo Kojima, Zone of the Enders menjadi representasi ide “gila” Kojima untuk membangun sebuah seri mecha yang luar biasa. Namun dibandingkan dengan seri pertamanya yang terhitung monoton, seri sekuel Zone of the Enders: The 2nd Runner menawarkan desain mecha, cerita, karakter, dan alur cerita yang jauh lebih mengalir. Semua adegan sinematik yang dibangun untuknya memberikan atmosfer epik tersendiri. Gameplay yang cepat dengan ragam serangan yang brutal serta gaya bercerita ala anime, tidak ada alasan untuk tidak mencintai Zone of The Enders kedua ini.

12. Fatal Frame II: Crimson Butterfly



Bertemu dan melihat sosok supranatural di sebuah video game saja sudah cukup untuk membuat semua bulu kuduk merinding. Sekarang bayangkan apa yang akan terjadi, jika Anda sebagai seorang gamer, justru diminta untuk melihatnya dengan lebih dekat, lebih jelas, bahkan memotretnya dengan kecepatan tinggi. Sensasi horror inilah yang menjadi kekuatan seri Fatal Frame. Mengapa seri kedua yang menjadi fokus? Kedalaman cerita dan atmosfer penuh ketakutan yang lebih kental menjadi alasan mengapa sekuel ini lebih memorable.

13. Metal Gear Solid (2: Sons of Liberty -  3: Snake Eater)



Popularitasnya di seri pertama tentu membuat seri sekuel sebagai langkah paling masuk akal bagi Konami untuk terus mempertahankan eksistensi MGS. Seri sekuel: Sons of Liberty membawa identitas yang sama, namun dengan ragam inovasi gameplay yang membuatnya lebih “hidup”, dari first person mode, beragam physic yang tidak bisa diterapkan di MGS sebelumnya, hingga adegan sinematik yang lebih hidup. Seri ketiga – Snake Eater membawa perjalanan sang ayah – Big Boss yang selama ini hanya menjadi “sosok” misterius yang tidak pernah dijelajahi lebih jauh. Lewat Snake Eater, gamer dibawa pada perjalanan latar belakang lahirnya sosok legendaris ini. Pertarungan tangan kosongnya melawan The Boss tidak mudah dilupakan begitu saja.

14.Final Fantasy X



Sebagai sebuah seri Final Fantasy yang pertama kali dirilis untuk Playstation 2, Final Fantasy X menawarkan kualitas yang begitu menjanjikan di awal kemunculannya. Sistem gameplay utamanya mungkin sudah berbeda dengan teknik ATB yang selama ini menjadi dasar RPG FF selama ini, namun inovasi ini terlihat unik, apalagi dengan ragam karakter yang bisa digonta-ganti dalam pertempuran. Selain visualisasi dan CGI yang begitu luar biasa serta voice acts yang pertama kalinya dihadirkan, Final Fantasy X menawarkan salah satu kisah petualangan dan romantisme terbaik di antara semua seri FF. Tidak sedikit gamer yang menitikkan air mata ketika melihat endingnya yang mengharukan. Yang tentu saja dihancurkan oleh FF X-2.

15. Tales of Abyss



Kita tidak bisa membicarakan sebuah seri JRPG tanpa menyinggung nama besar seri “Tales of..”. Di Playstation 2, Tales of Abyss mungkin menjadi yang paling populer. Mekanisme gameplay yang lebih disempurnakan dan ragam efek sinematik serangan yang bahkan lebih masif menjadikannya sebagai seri yang paling memorable di Playstation 2. Jika harus berbicara terbuka, kekuatan terbaik Abyss sebenarnya ada pada proses translasinya yang menjadi fokus Namco Bandai. Padahal di waktu yang sama ada dua seri lainnya yang juga mengemuka, di antaranya Tales of Destiny 2 dan Tales of Destiny remake pertama yang sayangnya tidak ditranslasikan.

16. Valkyrie Profile: Silmeria



Setelah menikmati petualangan sang Valkyrie – Lenneth di seri pertamanya, gamer akhirnya berkesempatan untuk mencicipi sebuah sekuel dari kacamata Valkyrie yang lain – Silmeria. Konsep gameplay yang sama, dipadukan dengan visualisasi yang lebih baik membuat para penggemar franchise ini langsung jatuh hati. Satu yang menarik untuk diperhatikan adalah kemampuan sang developer untuk menarik benang merah lewat jalinan alur plot yang semakin kompleks. Kehadiran beragam karakter ikonik dari seri pertama dan perannya yang tetap krusial di seri sekuel ini menjadi nilai jual tersendiri.

17. Bully



Lahir dari tangan dingin Rockstar, sebuah seri open-world unik ala “GTA” hadir. Namun alih-alih mengusung dunia kriminal dan sejenisnya, Bully merangkum dunia kenakalan remaja sebagai inti cerita. Tidak ada ledakan dahsyat, tidak ada helikopter tempur, dan tidak ada rentetan senjata di atas mayat yang bergelimpangan di jalan, tetapi Bully mampu menawarkan kekuatan yang unik. Kisah para remaja dengan karakteristik yang begitu unik satu sama lain ini membuat Bully tampil sebagai salah satu franchise terbaik Rockstar. Bahkan untuk visualisasi Playstaiton 2 di masa lampau pun, seri ini mampu memperlihatkan kualitas visual yang pantas untuk diacungi jempol.

18. Beyond Good & Evil



Hampir semua gamer yang pernah memainkan game ini di masa lalu tentu tidak akan ragu untuk menjadikan Beyond Good & Evil sebagai salah satu seri terbaik di zamannya. Walaupun bukan game eksklusif untuk Playstation 2, namun seri yang dikembangkan oleh Ubisoft Montpellier ini menawarkan sebuah game adventure yang mudah untuk dinikmati. Visualisasi yang pantas untuk diacungi jempol, desain plot yang dewasa tetapi tetap ringan, dan identitas sang karakter utama – Jade yang begitu kuat tetap membuatnya sebagai salah satu seri game adventure terbaik yang pernah hadir di Playstation 2.

19. XIII



Sebuah game FPS yang membawa visual cell-shading dan tema yang lekat dengan dunia komik? XIII menjadi satu dari sedikit game yang membawa tema ini ke permukaan. Menjelajahi dunia seorang karakter misterius dengan tato XIII yang lupa ingatan, gamer dibawa pada pola permainan first person shooter yang luar biasa, tidak hanya secara estetika, tetapi juga inti gameplaynya sendiri. Setiap headshot diberikan efek sinematik zoom ala komik dengan rangkaian efek yang juga diwakili oleh kata-kata. Selain sisi action, beberapa misi juga menjadikan stealth sebagai nilai jual utama.

20. Xenosaga (I, II, III)



Sempat digembar-gemborkan sebagai seri yang berhubungan dengan game RPG epik Playstation pertama – Xenogears, Xenosaga yang sempat direncanakan untuk hadir dalam enam episode terpisah akhrinya dirangkum ke dalam sebuah trilogi. Walaupun mendapatkan kritik keras dan seringkali dilihat sebagai sebuah seri gagal yang tidak mampu menyetarakan diri dengan bayang-bayang Xenogears, Xenosaga tetap menjadi franchise yang memorable. Desain karakter, dunia, gameplay, dan sosok ikonik Kos-Mosnya sendiri menjadi pesona yang tidak mudah dilupakan.

21. Romance of Three Kingdoms XI



Sebagian besar gamer saat ini mungkin akan langsung mengasosiasikan Kisah Tiga Negara (Sam Kok) dengan Dynasty Warrior. Padahal, jika ingin menilik dalam jalur memori yang lebih jauh, representasi terbaiknya justru hadir lewat sebuah game strategi yang tidak pernah lagi ditemukan saat ini – Romance of Three Kingdoms XI. Berperan sebagai salah satu negara, Romance of Three Kingdoms memang menjadi salah satu game strategi terkompleks dengan begitu banyak elemen yang harus diperhatikan. Mengatur uang, stok makanan, jumlah prajurit, hingga memuaskan rakyat untuk mencegah pemberontakan menjadi pesona Romance of Three Kingdoms yang tidak tergantikan. Mereka yang pernah memainkannya tentu mengerti hal ini.

22. Ratchet & Clank



Dari semua game platformer yang menjamuri Playstation 2, nama besar Ratchet & Clank memang hampir tidak dapat tergantikan. Dengan pembawaan karakter dan desain yang unik, Ratchet & Clank adalah dua hero – sidekick yang menawarkan pengalaman bermain yang tidak hanya fun, tetapi juga epic di saat yang sama. Temanya mungkin tidak terlihat serius sekilas pandang, namun begitu menjajalnya, ada sejuta alasan untuk jatuh cinta dengan franchise platformer yang satu ini. Apalagi dengan ragam senjatanya yang destruktif.

23. .Hack/G.U. (Rebirth, Reminisce, Redemption)



Bayangkan jika Anda memainkan sebuah game di dalam game. Konsep unik inilah yang menjadi kekuatan dari seri .Hack selama ini. Franchise yang juga berangkat dari anime dan manga ini sudah menemukan pondasi konfliknya dari .Hack versi awal. G.U menjadi rangkaian sekuel yang membawa pertempuran di dunia MMORPG – The World ini semakin kompleks. Berbasiskan pada konsep hack and slash, .Hack/G.U lebih kuat di sisi plot dan progress perkembangan karakter yang menarik untuk terus diikuti. Menjadikannya sebagai salah satu franchise yang tidak mudah dilupakan begitu saja.

24. Disgaea



Sejak keberhasilan Final Fantasy Tactics di masa lalu, sebuah game RPG strategi tidak lagi menjadi alternatif genre yang menarik bagi para developer. Namun rumus ini tampaknya tidak berlaku untuk Disgaea. Ia diramu tidak hanya lewat sistem gameplay yang lebih kompleks, tetapi juga beragam humor yang menyelimuti sang karakter utama – Laharl. Kesempatan untuk meningkatkan tingkat kesulitan hingga level yang hampir “absurd”, menghasilkan damage hingga angka jutaan, dan menjadikan politik sebagai salah satu nilai jual yang ada, Disgaea pertama menjadi pondasi untuk sebuah franchise yang masih tetap bertahan hingga saat ini, bahkan lebih sukses dengan eksistensinya di multi-platform.

25. The Matrix: Path of Neo



Setiap gamer yang sempat menikmati film Matrix tentu saja ingin mencicipi rasanya menjadi sang karakter utama – Neo. Bagaimana tidak? Mampu melompat tinggi, bergerak super cepat, menghindari peluru, dengan gerakan bela diri yang luar biasa, trilogi film Matrix memang menjadi pondasi potensial untuk sebuah video game berkualitas. Pertama kali ditawarkan lewat kacamata Ghost dan Niobe di Enter the Matrix, banyak gamer yang menyayangkan absennya sang karakter utama – Neo di dalamnya. Menanti cukup lama, kesempatan itu akhirnya hadir lewat Matrix: Path of Neo. Sebuah pengalaman epik yang tidak dapat dilukiskan. Menghindari peluru dan bertempur dengan para agen? Wow!

26. Resident Evil: Outbreak



Jika kita membicarakan Resident Evil, maka kita membicarakan pertempuran melawan wabah virus di bawah kacamata karakter-karakter ikonik seperti Leon, Jill, Claire, dan Chris. Namun sebuah konsep unik pernah diterapkan lewat sebuah seri spin-off: Outbreak. Tidak lagi berperan sebagai salah satu dari karakter utamanya, gamer hanya berperan sebagai survivor yang harus bertahan dalam beragam skenario yang ada. Bersama dengan AI maupun gamer yang lain, para survivor ini dapat bertukar item, senjata, dan saling bahu-membahu. Seperti layaknya Left 4 Dead, hanya saja dalam format RE yang seperti kita kenal.

27. Drakengard



Mengendalikan naga dan bertempur dengan ribuan pasukan sekaligus, Drakengard memang menawarkan sensasi epik tersendiri di masa lalu. Bertempur dalam lingkungan yang masif dengan ragam musuh yang menawarkan tantangan tersendiri memang menjadi keasikan tersendiri. Namun Drakengard tetap menjadi satu dari sedikit game yang menawarkan kesempatan untuk menunggang naga dan menghancurkan musuh sebanyak apapun dari angkasa. Senjata dapat diperkuat seiring dengan frekuensi penggunaan. Gamer juga akan mendapatkan naga yang lebih kuat dan brutal seiring dengan perjalanan.

28. Chaos Legion



Chaos Legion adalah sebuah game hack and slash murni, dimana progress cerita dan gameplay hanya mengandalkan usaha untuk menghancurkan setiap musuh yang ada. Dengan tingkat kesulitan yang tidak dapat dipandang sebelah mata, Chaos Leigon juga menyediakan desain-desain Legion sebagai companion yang pantas untuk diacungi jempol. Sistem pertarungan yang cepat dan efek-efek destruktif menjadikan Chaos Legion sebagai salah satu yang terbaik di kelasnya.

29. ObsCure



Sebagian besar gamer mungkin akan langsung mengidentifikasikan genre survival-horror dengan dua nama besar: Resident Evil dan Silent Hill. Padahal, jika kita ingin sedikit bernostalgia, ada nama ObsCure di situ. Menceritakan kisah klise tentang para remaja yang terperangkap di dalam sekolah dan harus berhadapan dengan kekuatan supernatural yang tidak dapat dimengerti, ObsCure menjadikan cahaya sebagai elemen permainan yang penting. Mengapa ia begitu memorable? Gameplaynya yang berfokus pada multiplayer menjadi keunikan tersendiri dan bukan sesuatu yang mudah ditemukan saat ini.

30. Lord of The Ring: Return of The King



Hampir sebagian besar game yang diadaptasikan dari film seringkali berakhir bencana. Namun tidak dengan seri game adaptasi dari trilogi Lord of The Ring. Mengusung jalan cerita yang serupa dengan versi filmnya, versi game ini mampu merepresentasikan atmosfer epicness yang sama, sekaligus juga mendesain dunia, sistem pertarungan, karakteristik, dan alur cerita yang tepat. Seri Lord of The Ring: Video game ini masih menjadi salah satu game adaptasi film terbaik.

31. THE WARRIORS


http://Cheatstationer.blogspot.com
Warriors adalah beat 'em up video game yang diterbitkan oleh Rockstar Games . Hal ini dirilis pada tanggal 17 Oktober 2005 untuk PlayStation 2Warriors sebagian besar berfokus pada tindakan gaya gemuruh geng, dengan pemain yang dibantu oleh Laskar lainnya sekaligus (minimal 1, maksimal 8). 
Pemain berposisi sebagai semua sembilan Warriors utama di berbagai titik sepanjang pertandingan. Tingkat 1 sampai 13 berlangsung tiga bulan sebelum pertemuan dan 14 sampai 18 meliputi peristiwa film itu sendiri. Permainan juga meliputi lima tingkat bonus yang disebut "Kilas balik" yang menciptakan cerita belakang penciptaan Warriors.
The Warriors adalah-aksi petualangan, permainan bertahan hidup yang berfokus berat pada berkelahi . Seperti kebanyakan game dari Rockstar Games, beberapa elemen gameplay kecil dicampur ke dalam pengalaman, seperti kemampuan untuk menggunakan cat semprot untuk menandai rumput atau menghina orang lain. Pemain berposisi sebagai semua sembilan Warriors utama di berbagai titik sepanjang pertandingan, tetapi sebagian besar menggunakan Cleon, Swan dan Rembrandt. Tingkat 1-13 berlangsung tiga bulan sebelum pertemuan dan 14-18 sampul film itu sendiri. Permainan juga meliputi lima tingkat bonus yang disebut "Kilas balik", yang menciptakan cerita belakang penciptaan Warriors. Beberapa aktor dari film kembali untuk melakukan suara untuk karakter asli mereka.


More about → Kumpulan 31 Game PS2 100% Terbaik